Home » Uncategorized » Panggung Pemberani

Panggung Pemberani


This slideshow requires JavaScript.

 Unggul dalam prestasi, tangguh dalam iman dan taqwa. Itulah visi SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu. Berbagai upaya kami tempuh demi mewujudkan visi sekolah. Salah satu caranya adalah dengan program baru sekolah, yakni panggung pemberani.  Melalui panggung pemberani, diharapkan siswa dapat menjadi lebih berani, terutama saat tampil di depan khalayak ramai. Bagi kami ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk menjadikan seorang yang bisa menjadi seorang pemimpin.

Memang bagi sebagian orang, bicara di depan umum adalah hal biasa. Tampil di podium ibarat ngobrol kesana kemari hingga tak terasa sampai waktunya habis. Namun bagi orang kebanyakan, meskipun mereka adalah siswa, mahasiswa atau bahkan guru, bicara di hadapan khalayak ramai mengundang ketakutan tersendiri. Timbul rasa tidak percaya diri pada dirinya, takut kalau-kalau kehabisan kata-kata atau materi saat tampil di depan sedang waktunya masih lama. Bicara runtut dengan ide pokok yang jelas ternyata bukan perkara yang mudah. Apalagi, bila tiba-tiba kita diminta menggantikan seseorang yang batal hadir untuk mengisi sambutan, ceramah, kultum dan lain sebagainya. Berabe kan?

Berani tampil ke muka adalah sebuah tantangan tersendiri. Kita tentu diharapkan mampu menaklukkan tantangan tersebut dengan lihai. Kita tidak semestinya mundur teratur tatkala kita dipilih menjadi “tumbal” sebuah acara penting yang harus terlaksana. Memang, siapa pun, Kepala desa, Camat, Bupati, ketua DPR, bahkan presiden sekalipun, yang notabennya pandai berbicara di depan umum, sebelum tampil di depan masyarakat, perlu persiapan mental dan materi yang menarik. Rasanya tidak puas jika kita bicara langsung tanpa adanya planning. Namun, bagaimana bila kita dihadapkan kepada situasi yang sulit? Mundur malu, maju pun tak siap?

Nah, kalau harus menghadapi hal yang semacam ini, maka perlu manajemen otak yang cepat. Meskipun banyak orang memilih menghindari tantangan daripada menyambutnya, nampaknya kita perlu melatih diri untuk selalu siap materi ketika berbaur dengan orang banyak. Nah, langkah yang kami lakukan dirasa sangat baik untuk mendukung siswa-siswai SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu sebelum terjun ke masyarakat. Dengan bekal tersebut, di saat kita “ketiban sampur” alias jadi pengganti tiba-tiba, mental kita bisa bekerja keras untuk tetap tegar dan siap gagal.

Prinsip siap gagal adalah salah satu sugesti yang mampu mendorong kita untuk berani menanggung resiko. Toh, kita sudah menang satu langkah karena bisa menghindarkan kegagalan sebuah acara meskipun tidak sempurna. Misalnya, pada suatu acara keagamaan, sang ustadz tidak hadir. Padahal, harus ada penggantinya. Pada kondisi ini, ketegaran jiwa dan kematangan mental akan diuji tatkala kita diminta sebagai penggantinya. Rumit terasa, tetapi ini adalah sebuah ujian kehidupan yang harus kita jalani. Kita harus memilih maju sebagai pahlawan atau mundur sebagai pecundang.

Nah, impaknya, ketika kita menghadapi situasi serupa di kemudian hari, kita akan lebih kokoh dan semakin ahli dalam mengatasi keadaan genting tersebut. Kita akan terbiasa untuk berhadapan dengan ratusan hingga ribuan pasang mata dan telinga yang memperhatikan penampilan kita secara seksama. Alhasil, di kemudian hari kita akan dipilih sebagai icon penyelamat yang handal. Banyak kisah da’i terkenal yang berawal dari posisinya sebagai badal (pengganti). Saya pernah mendengar cerita bahwa Aa Gym sebelum tenar pernah berhasil menjadi badal yang baik karena Zainuddin Mz batal datang. Dari panggung itulah, Aa Gym sempat menjadi salah satu penyiram keteduhan kalbu paling populer di negeri ini selama beberapa tahun.

Kesimpulannya yang bisa ditarik adalah mari kita tingkatkan percaya diri dengan sugesti bahwa kita pasti bisa untuk tampil di depan umum walau tanpa persiapan apapun. Berat memang, tetapi bila kita asah kemampuan komunikasi kita, sering berlatih, tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada selagi ada. saya yakin kita akan mampu menjadi manusia yang kian manfaat dan berkah di lingkungan kita. Amiiinn…Suatu keberuntungan menurut kami jika disekolah sudah diajarkan hal untuk berani tampil didepan seperti yang dibiasakan di SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu ini. Semoga berhasil dan berprestasi anak-anakku… (karwo)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

November 2012
M T W T F S S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Archives

%d bloggers like this: